
Papan proyek PLTP Tawa-Songa Wayaua
Labuha, Maluku Utara – LPP-Tipikor Maluku Utara akan menggelar aksi di depan Kantor PLN Pusat dan Kejaksaan Agung RI, Jakarta, pada Rabu (5/11). Aksi ini menyoroti proyek pembangunan akses jalan dan infrastruktur pendukung Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Tawa-Songa Wayaua, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Hal tersebut disampaikan Divisi Investigasi dan Advokasi LPP-Tipikor Maluku Utara, Sudarmono Tamher, berdasarkan hasil investigasi di lapangan.
Menurut Sudarmono, aksi ini dilatarbelakangi temuan keterlambatan proyek dan papan proyek di lokasi yang tidak mencantumkan nilai anggaran, padahal informasi tersebut seharusnya menjadi publik.
“Proyek ini merupakan bagian dari kegiatan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku & Papua, dengan PT Intimkara sebagai kontraktor pelaksana. Berdasarkan papan proyek, waktu pelaksanaan ditetapkan 420 hari kalender, namun hingga awal November 2025, progres pekerjaan belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian,” ujar Sudarmono.
Ia menambahkan, setiap proyek yang menggunakan dana negara wajib mencantumkan informasi penting di papan proyek, seperti nama kegiatan, nomor kontrak, waktu pelaksanaan, sumber dan nilai anggaran, serta pihak pelaksana. Tidak dicantumkannya nilai anggaran dinilai melanggar prinsip transparansi publik.
Saat dikonfirmasi, PT Intimkara mengaku tidak mengetahui bahwa papan proyek tidak mencantumkan nilai anggaran. “Mereka tidak menyebutkan jumlah dana secara spesifik, hanya mengungkapkan nilai pekerjaan mencapai puluhan miliar rupiah,” jelas Sudarmono.
Ia juga mengatakan, hasil investigasi telah dilaporkan kepada Ketua LPP-Tipikor Maluku Utara, Alan Ilyas, yang saat ini berada di Jakarta.
“Agenda LPP-Tipikor di Jakarta akan melakukan aksi pada Rabu besok (5/11) di depan Kantor PLN Pusat dan Kejaksaan Agung RI, sekaligus melaporkan temuan terkait proyek tersebut,” tegasnya. (**)


More Stories
FORMAPAS MALUT Desak Kejagung dan KPK Tuntaskan Kasus KM Halsel Xpress
Diduga Jadi Ladang Mafia BBM, SPBUN Panamboang Dilidik Polda Malut
Permainan Kotor di SPBUN Panamboang, BBM Nelayan Diduga Dialihkan ke Depot Mini