NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Kades Ake Jailolo Akui Miliki Tambang Pribadi, Publik Desak Investigasi

Burhan Safar

HALSEL — Kepala Desa Ake Jailolo, Kecamatan Kayoa Utara, Halmahera Selatan, Burhan Safar, akhirnya angkat suara terkait isu tambang ilegal yang menjadi sorotan. Dalam klarifikasinya, Burhan secara terbuka mengakui memiliki tambang pribadi, namun mengklaim bahwa aktivitas penambangan tersebut telah lama berhenti.

“Iya, saya punya tambang pribadi, tapi itu sejak tahun 2017. Waktu itu saya belum menjabat sebagai kepala desa. Sekarang tambangnya sudah tidak aktif,” ujar Burhan ketika dikonfirmasi, Senin (9/6/2025).

Pernyataan ini disampaikan menyusul laporan masyarakat yang melihat aktivitas tambang ilegal di wilayah Desa Ake Jailolo masih beroorasi. Aktivitas tersebut diduga dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tanpa izin resmi.

Isu ini memicu keresahan publik, mengingat potensi kerusakan lingkungan dan dugaan penyalahgunaan kewenangan.

Meski Burhan membantah adanya aktivitas tambang saat ini, pengakuannya memantik sorotan tajam. Sejumlah warga dan aktivis lingkungan menuntut aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera turun tangan, melakukan investigasi menyeluruh, dan mengaudit legalitas tambang tersebut, termasuk potensi konflik kepentingan.

“Kami mendesak penegakan hukum yang transparan. Jangan sampai ada praktik pembiaran hanya karena pelakunya adalah pejabat desa,” tegas salah satu tokoh pemuda setempat.

Hingga berita ini diturunkan, publik menunggu tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Sebab publik kini menanti tindakan konkret dari pihak berwenang untuk memastikan bahwa pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut tidak dijadikan ladang kepentingan pribadi. (**)

Jangan Jadi Plagiator