
Bansos beras yang didistribusi ke warga Desa Babang, Halsel
NEWSGAPI.COM – Bantuan sosial berupa beras yang didistribusi melalui Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Selatan diduga dijadikan alat politik kampanye calon petahana. Hal ini dicurigai diarahkan oleh orang tertentu di Dinas Sosial setempat.
Informasi menyebutkan bahwa bantuan beras jenis super bersumber dari Pokir DPRD yang didistribusi melalui Dinas Sosial serta bantuan beras Bulog dari Kementrian Sosial yang didistribusi ke Kontor Pos melalui pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Halsel diduga diselipkan kepentingan politik.
Kejadian ini terungkap saat pengangkutan ratusan bantuan beras jenis super dan beras Bulog ke Kantor Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur menggunakan mobil jenis L300 berwarna hitam. Mobil tersebut terlihat ditempeli stiker calon petahana Bassam-Helmi.
Anehnya, pendistribusian bantuan beras yang dilakukan pemerintah desa setempat melalui pendampingan TKSK Halsel diduga diselipkan dengan stiker calon petahana saat pembagian ke warga penerima.
Menanggapi hal itu, Kepala dinas sosial Halsel, Sofyan Tomadehe mengaku tidak mengetahu masalah pembagian bantuan yang diselipkan dengan stker calon petahana.
“Saat pembagian saya sendiri tidak berada di Bacan,” ungkapnya, Minggu (17/11)
Sofyan mengatakan, telah mengonfimasi stafnya di kantor, namun dari pengakuan mereka bahwa bantuan beras tersebut diambil langsung oleh kepala desa untuk didistribusi ke warga penerima.
“Jadi Kades ambil langsung, dan mobil yang didatangkan kepala desa saat itu mungkin sudah ada tempelan stiker salah satu paslon,” kata Sofyan. (**)


More Stories
Gelar Konfrensi Pers, Danramil Obi Ungkap Peran Kopda Bilal dalam Persoalan di Tomori
Tiga Kajati Malut Berganti, Kasus Hibah Unsan Tetap Menggantung
Putra Sulung Usman Sidik Mulai Bangun Fondasi Politik Menuju Pilkada Halsel 2031