NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Helmi, Rival Bassam Kini Siap Jadi ‘Pembantu’

Bassam-Helmi, pasangan calon di Pilkada Halmahera Selatan

NEWSGAPI.COM – Calon Bupati dan wakil Bupati, Hassan Ali Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muksin kini jadi pasangan calon di Pilkada Halmahera Selatan.

Pasangan dengan Tagline Bassam Humanis ini diusung Partai PKS, Hanura dan Nasdem untuk maju di Pilbup Halmahera Selatan 2024. Padahal di periode lalu atau pilbup 2020, Bassam-Humanis bersama Nasdem dan Hanura adalah rival.

Kala itu Bassam menjadi calon wakil bupati dari Usman Sidik. Sementara Helmi berpasangan dengan Laode Arfan. Usman-Bassam mendapat dukungan PKB, PKS, Golkar, PKPI, PSI, PDIP, PAN, Demokrat, dan Berkarya. Usman-Bassam berhadapan dengan Helmi-Laode yang diusung Nasdem dan Hanura.

Didukung dan diusung mayoritas partai politik yang memperoleh kursi di DPRD Halmahera Selatan, Usman-Bassam memenangkan kontestasi hingga keduanya dilantik menjadi bupati dan wakil bupati periode 2021-2024. Namun periode keduanya belum usai, Bassam langsung bekerja selepas ditunjuk sebagai bupati oleh gubernur, pada 8 November 2023 menggantikan Usman yang tutup usia.

Meski berstatus petahana, Bassam yang merupakan kader PKS justru tidak diusung kembali oleh sebagian besar partai yang mengusung dan mendukungnya di pilbup 2020 lalu. Justru Bassam mendapat dukungan dari Nasdem dan Hanura yang notabene dahulu adalah rivalnya. Begitu juga Helmi yang menjadi penantang tunggal Basaam di periode pertama, kini akan menjadikannya sebagai wakil bupati di periode kedua.

Padahal, Helmi dan timsesnya secara terang-terangan menyerang pribadi Bassam dan ayahnya Muhammad Kasuba secara terbuka ketika berkampanye saat itu. Bassam bahkan di media sosial disebut alumni 212 dan anak kecil yang masih membutuhkan air susu ibu (ASI). Sementara Muhammad Kasuba dituding jahat dengan menyingkirkan pasangan politiknya, dengan menyebut nama Rusli Wali dan Rusdan T Haruna.

Bahkan Helmi juga menolak untuk mengakui kekalahannya dalam Pilbup Halmahera Selatan 2020 lalu. Ia bahkan pergi ke Makhamah Konsitusi seraya menyuarakan adanya kecurangan oleh Usman-Bassam.

“Langkah hukum jelas kita ke MK, MK kan instrumen yang tersedia. Kita komplain masalah dari mulai tahapan-tahapan pilbup,” kata Ketua Tim Pemenangan Helmi-La Ode, Asnawi dikutip Selasa, (15/12/20) lalu.

Namun, dalam sebuah langkah yang tidak akan terpikirkan bahkan di dunia politik yang penuh gejolak, Helmi yang merupakan politikus senior yang Bassam kalahkan dalam pertempuran sengit di pilkada lalu, kini menerima tawaran menjadi calon ‘pembantu’ Basaam di periode kedua. (fik)

Jangan Jadi Plagiator