NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Selain Lanjutkan Gagasan Mendiang Usman, Rusihan-Muhtar Komitmen Dorong Pembangunan Berkeadilan

Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila, pasangan calon di Pilkada Halmahera Selatan

NEWSGAPI.COM — Selain melanjutkan gagasan Bupati Halmahera Selatan periode 2021-2023 Mendiang Usman Sidik, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Rusihan Jafar dan Muhtar Sumaila menyatakan komitmen dalam mendorong pembangunan berkeadilan.

Komitmen ini tidak terlepas dari gagasan keduanya yang mengusung tagline Halsel Hebat. Sebab dengan gagasan tersebut, Rusihan berharap Pilkada tahun ini menjadi kesempatan baik bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang mampuh membuat perubahan di lima tahun kedepan.

Bersma Muhatar Sumaila, Rusihan telah menargetkan Halsel Hebat kedepan dengan sejumlah program yang telah digagas, diantarnya pendidikan dan kesehatan gratis. Kebijakan pendidikan dan kesehatan gratis sudah merupakan kewajiban untuk memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat.

Selain sejumlah pelayanan gratis, keduanya juga menargetkan penuntasan program pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, karena kebijakan pembangunan berkeadilan menjadi hal terpenting dalam kepemimpinan mereka.

“Pembangunan Halmahera Selatan harus benar-benar berkeadilan, terfokus dan terukur dalam mengalokasikan anggaran, agar upaya pembangunannya yang ditargetkan dapat dituntaskan dan terlaksana dengan baik,” kata Rusihan.

Dengan APBD Rp 2 triliun lebih, Rusihan mengatakan balanja modal diperkirakan hampir diangka Rp 1 triliun, maka target pembangunan infrastruktur masi bisa terfokus disetiap tahunnya, baik pembangunan di Pulau Obi, Bacan, Gane, Makian dan Kayoa.

“Target kami pembangunan terfokus dalam skala prioritas. Jadi dalam satu tahun anggaran pembangunanya harus benar-benar terfokus di satu wilayah sesuai target, setelahnya lanjut ke wilayah yang diprioritas berikutnya. Sementara kebijakan pelayanan masyarakat lainnya disebarkan ke semua wilayah,” terangnya.

Meski begitu, percepatan pembangunan di kawasan Labuha sebagai pusat ibu kota kabupaten menjadi prioritas tiap tahunya, sebagaimana yang dirancang mediang Usman Sidik.

Rusihan mengatakan, program yang digagas mendiang Usman Sidik adalah salah satu program yang dirancang matang dengan menggunakan dana APBD, maka harus difungsikan dan diselesaikan.

“Ini sebuah perencanaan yang matang maka harus difungsikan, baik zona ekonomi maupun infrastruktur lainnya,”kata Rusihan kepada wartawan belum lama ini.

Menurutnya, budaya politik yang terjadi saat ini, setiap pergantian kepemimpinan selalu mengabaikan pembagunan yang sudah digagas oleh pemerintahan sebelum. Alhasil anggaran yang digelontorkan melalui APBD harus terbengkalai atau berjalan tidak sesuai target.

“Tagline kami jelas, Halsel Hebat untuk Saruma berisih, maka semua harus dikembalikan sebagaimana makna Saruma itu sendiri,”terangnya. (fik)

Jangan Jadi Plagiator