
newsgapi.com | Ternate – Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus Kota Ternate menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (26/8/2024). Dalam aksi tersebut OKP Cipaying menyuarakan isu nasional hingga permasalahan daerah di Kota Ternate.
Usai aksi, OKP Cipayung diundang untuk menggelar hearing dengan DPRD Kota Ternate, di mana dalam hering tersebut berbagai kritik pun dilontarkan ke lembaga legislatif dan pemkot. Mereka menilai pemerintah Kota Ternate dan DPRD kerap ingkar janji.
“Kami membutuhkan respon ketua DPRD terkait problem kota yang belum terealisasi, seperti pelabuhan Hiri dan ambulans laut di Batang Dua. Ini sangat disayangkan dalam satu periode DPRD dan Pemkot,” Ketum GMKI Ternate, Chrisvanus Lahu.
Mereka juga menuntut DPRD Ternate memanggil Walikota Tauhid Soleman untuk dievaluasi terkait masalah kota yang menjadi keluhan masyarakat.
“DPRD punya wewenang untuk memanggil walikota agar dievaluasi tentang problem kota,” ujar Kabid PTKP HMI Cabang Ternate, Mulyanto Soleman.
Sementara itu, PJ Ketua Umum (Ketum) HMI cabang Ternate, Supriyadi menyebut tuntutan yang dibawa adalah persoalan klasik yang sudah pernah dijanjikan pemerintah.
“Persoalan klasik ini tidak dijadikan prioritas oleh DPRD dan pemerintah daerah. Masalah sampah, pembangunan terluar kota Ternate, atau hal-hal prinsip dan urgen hingga saat ini tidak ada penyelesaian,” pungkasnya.
Terpantau media ini, masalah utama yang disorot dalam aksi ini adalah penanganan sampah dan penyediaan air bersih di Kota Ternate. (red/fikri)


More Stories
Ribuan Siswa Madrasah di Halsel Ikut Cetak Rekor MURI, Kasi Pendis Kemenag Beri Apresiasi
Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026
Asadul Boyratan Menang Telak! Resmi Pimpin Taekwondo Maluku Utara