
Kadis Pendidikan kota Ternate, Muchlis Djumadil (Foto, Fikri).
newsgapi.com | Ternate – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Ternate, Maluku Utara, Muchlis Djumadil, mendapat sorotan terkait kasus dugaan pungutan liar (pungli) dan intimidasi terhadap siswi di SD Negeri 32 Kota Ternate.
Muchlis dinilai abai dan tidak segera menindaklanjuti kasus tersebut.
Salah seorang orang tua siswi mengungkapkan bahwa Kadisdik terkesan tidak merespon kasus tersebut.
“Sejauh ini saya tidak dengar info apa-apa, Pak Kadis Muchlis juga belum melakukan mediasi,” ujarnya kepada newsgapi.com Minggu (5/5/2024).
Sebelumnya, pada Minggu (28/4), Muchlis mengaku akan segera melakukan mediasi antara pihak-pihak yang bermasalah. Namun, hingga saat ini belum ada realisasi.
“Baru besok ini pelaksanaan ujian sekolah berjalan, jadi kami fokus di ujian sekolah,” kata Muchlis.
Muchlis menambahkan, yang dimaksud secepatnya adalah jika laporan masuk secara tertulis atau lisan agar pihaknya mengetahui substansinya untuk dimediasi.
“Kalau laporannya saja tidak masuk ke saya, cuma dalam bentuk pemberitaan, bagaimana kami menindaklanjuti?” tuturnya.
Kasus ini bermula dari dugaan intimidasi yang dialami seorang siswi SD Negeri 32 Kota Ternate oleh Kepala Sekolah.
Menurut orang tua siswi, intimidasi dilakukan Kepala Sekolah lantaran sebelumnya terdapat pemberitaan media terkait dugaan praktik pungli yang dilakukan pihak sekolah.
Masalah ini pun juga telah mendapat kecaman dari KNPI dan DPRD Kota Ternate. (Fikri)*


More Stories
Unkhair dan Pemkot Ternate Kolaborasi Penanganan Sampah Lewat Program KKN
Arisan Online: Mengurai Jerat Hukum, Pergeseran Tradisi, dan Perlindungan Konsumen di Era Digital.Oleh Hardina
Di Ujung Obi, Sebuah Rumah Sederhana Mengubah Cara Anak-Anak Bermimpi