NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Masjid Madinatul Hijrah Kawasi Resmi Diresmikan Bupati Halsel

Bupati Halsel, Bassam Kasuba, meresmikan Masjid Madinatul Hijrah di permukiman baru Desa Kawasi. (Humas Harita Nickel)

Labuha, Maluku Utara — Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, meresmikan Masjid Madinatul Hijrah di permukiman baru Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kamis (22/1). Peresmian yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H ini menjadi bagian dari penguatan kehidupan spiritual dan sosial masyarakat Pulau Obi.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bassam Kasuba, didampingi Sultan Bacan Muhammad Irsyad Maulana Syah serta jajaran Forkopimda Halmahera Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Bassam menegaskan makna filosofis Madinatul Hijrah sebagai simbol perpindahan warga Kawasi ke permukiman baru. Ia memaknai proses tersebut sebagai hijrah sosial, sebagaimana hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah yang diawali dengan pembangunan masjid sebagai pusat peradaban umat.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi fondasi peradaban yang menyatukan nilai keagamaan dan kehidupan sosial. Ia berharap hijrah ke permukiman baru dapat mendorong peningkatan keimanan, persatuan, dan kualitas hidup masyarakat.

“Masjid ini diharapkan menjadi pusat kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kawasi untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Obi dan Halmahera Selatan,” ujar Bassam.

Masjid Madinatul Hijrah dibangun sejak November 2021 dan rampung pada Juli 2022. Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 2.267 meter persegi, dengan bangunan berkapasitas sekitar 750 jemaah, serta dilengkapi fasilitas wudhu dan toilet terpisah, pasokan air bersih, dan area parkir yang memadai.

Perwakilan manajemen Harita Nickel, Topan Prasetyo, menyampaikan dukungan perusahaan terhadap penyediaan permukiman yang tertata dan terintegrasi, termasuk fasilitas ibadah. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai spiritual dan keharmonisan sosial masyarakat Desa Kawasi.

Respons positif juga datang dari tokoh agama setempat. Ketua Majelis Taklim Madinatul Hijrah, Siti Muhammad, menilai permukiman baru lebih nyaman dan kondusif bagi kegiatan keagamaan serta pendidikan anak, sekaligus meningkatkan kekompakan warga, khususnya kaum ibu.

Imam Masjid Madinatul Hijrah, Ahmad Osalia, menyebut kegiatan keagamaan telah berjalan sejak dua tahun terakhir sejak warga mulai menempati permukiman baru.

“Saya berharap peresmian masjid ini semakin memotivasi warga untuk memakmurkan masjid melalui ibadah dan kegiatan sosial, terutama menjelang Ramadan,” ujarnya.

Rangkaian peresmian berlangsung khidmat dengan penyambutan tarian Cakalele, lantunan shalawat, serta Tabligh Akbar oleh Syekh Abdullah Saleh Mohammed Jaber dan Ustadz M. Saleh Sakola. Acara juga dirangkai dengan pengukuhan badan takmir masjid dan pengurus majelis taklim sebagai tanda dimulainya pengelolaan masjid oleh masyarakat. (**)

Jangan Jadi Plagiator