
Potret pelayanan di Pustu Kawasi, Obi
Labuha, Maluku Utara – Akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, kini semakin mudah dengan hadirnya Puskesmas Pembantu (Pustu) Kawasi.
Fasilitas yang dibangun melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan Harita Nickel ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Health and Education Supervisor Harita Nickel, Ragil Pardiantoro, mengatakan Pustu Kawasi dibangun pada 2020 dan mulai beroperasi secara resmi pada 2024 untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di Desa Kawasi.
“Saat ini kami menempatkan satu dokter umum, lima perawat, dan tiga bidan. Pelayanan kesehatan, mulai dari pengobatan umum, posyandu ibu dan anak hingga pelayanan kebidanan sudah berjalan dengan baik,” ujar Ragil.
Selain tenaga medis, Pustu Kawasi juga didukung ketersediaan obat-obatan serta berbagai layanan kesehatan, seperti pelayanan umum, konsultasi dokter, Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS), Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan KB, tindakan kegawatdaruratan, hingga pelayanan farmasi.
Menurut Ragil, keberadaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen Harita Nickel dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Keberadaan industri harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu kami terus mendukung akses kesehatan, pendidikan, dan peningkatan kualitas hidup warga Pulau Obi,” katanya.
Keberadaan Pustu Kawasi juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga, Indah Dewi Siar, mengaku kini tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Labuha untuk memperoleh layanan kesehatan.
“Kami sangat terbantu karena pelayanan di Pustu sudah lengkap. Bahkan pemeriksaan USG yang sebelumnya harus dilakukan di Labuha, sekarang sudah bisa dilakukan di sini. Ini sangat memudahkan kami, terutama ibu hamil dan anak-anak,” ungkap Indah.
Hadirnya Pustu Kawasi diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat Pulau Obi sekaligus mendekatkan akses layanan medis bagi warga di wilayah kepulauan. (**)


More Stories
Nelayan Koititi yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Meninggal Dunia
BPBJ Malut Perkuat Tata Kelola Pengadaan Digital di Kepulauan Sula
Pemdes Koititi Salurkan BLT Lima Bulan dan Insentif Enam Bulan