NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Dojang Ternate Bersama ASA Taekwondo Borong Juara Umum di Kejuaraan Prabu Taekwondo

Foto bersama Atlet Dojang Ternate bersama ASA Taekwondo Indonesia

Ternate, Maluku Utara – Dojang Ternate bersama ASA Taekwondo Indonesia kembali mengharumkan nama Taekwondo Maluku Utara pada ajang Kejuaraan Prabu Taekwondo yang berlangsung selama tiga hari di Tangerang, Banten, pada 16-18 Januari.

Kejuaraan bergengsi ini diikuti oleh atlet-atlet taekwondo dari berbagai provinsi di Indonesia, termasuk atlet binaan PPLP, PPLM, serta atlet-atlet berprestasi dan berpengalaman dari sejumlah daerah.

Pelatih ASA Taekwondo Indonesia, Master Asadul Usud Boyratan, SE, Ak, MM, dalam keterangan rilisnya, Senin (19/01) menjelaskan bahwa dalam kejuaraan ini ASA Taekwondo tampil bersama atlet binaan Dojang New Star dan Dojang Kie Raha dari Kota Ternate, Maluku Utara.

Ia mengatakan, para atlet tersebut menjalani pemusatan latihan (training camp) selama satu bulan di Dojang ASA Jakarta dengan fokus utama meningkatkan prestasi dan mental tanding agar mampu bersaing di event-event besar tingkat nasional.

“Keikutsertaan dalam kejuaraan ini menjadi barometer persaingan dan pengalaman bagi atlet Maluku Utara, karena mereka berhadapan langsung dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi,” ujar Master Asadul.

Hasilnya pun sangat membanggakan. ASA Taekwondo Indonesia berhasil keluar sebagai Juara Umum I Overall Prestasi, Juara Umum I Junior Prestasi, Juara Umum I Cadet Prestasi, dan Atlet Terbaik Junior Putra.

“Selama tiga hari pertandingan, ASA Taekwondo Indonesia mengoleksi total 19 medali, terdiri dari 12 medali emas, 2 medali perak, dan 5 medali perunggu,” ujarnya.

Sementara itu, Sabaeum Tiaramon Irawan (Sabaeum Emon) yang didampingi Sabaeum Handoko, menyampaikan bahwa selama satu bulan pelatihan di ASA Jakarta, para atlet binaan Dojang New Star dan Kie Raha yang sebelumnya juga berasal dari Dojang Babullah Taranoate, Gaza, dan Kapita Halmahera Selatan mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi fisik maupun teknik.

Sabaeum Emon berharap ke depan Master Asadul Usud Boyratan dapat kembali ke Maluku Utara untuk terus membina atlet-atlet daerah agar mampu mengharumkan nama Maluku Utara pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun kejuaraan internasional.

“Selama ini Maluku Utara masih diakui berada pada peringkat bawah dalam perolehan poin nasional. Harapannya, dengan pembinaan yang berkelanjutan, Maluku Utara bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi dan meraih lebih banyak medali di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya. (**)

Jangan Jadi Plagiator