
Hewan laut berbisa di Pantai Falajawa berhasil di dokumentasikan Komunitas Dive Center Ternate
Ternate, Maluku Utara – Aktivitas renang di Pantai Falajawa, Kota Ternate, kini perlu dilakukan dengan kewaspadaan tinggi. Komunitas Dive Center Ternate melaporkan peningkatan aktivitas beberapa spesies laut berbisa di perairan dangkal sekitar taman Falajawa.
Para penyelam mendokumentasikan kemunculan ular laut hitam putih, blue-ringed octopus (gurita cincin biru), stonefish (ikan batu), dan lionfish (ikan lepu). Keempat spesies ini memiliki racun kuat yang dapat menyebabkan luka serius bahkan kematian jika terjadi kontak langsung.
Menurut Dedi Dodoku, anggota Dive Center Ternate, keberadaan hewan tersebut merupakan bagian alami dari ekosistem laut. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuh, mengganggu, atau mendekati hewan laut yang tidak dikenal serta tetap berenang di area dangkal yang aman dan mengikuti arahan petugas pantai.
“Hewan laut berbisa memang banyak di situ. Ada ular itam putih, ada blue ring octopus, ada stonefish, dan ada lionfish. Jadi harus hati-hati kalau mau menyelam di sekitar taman Falajawa,” ujar Dedi Dodoku, anggota komunitas Dive Center Ternate, Rabu (5/11/2025).
Dedi juga menyarankan pengunjung menggunakan masker selam atau kacamata renang agar dapat melihat dengan jelas dan menghindari kontak tidak sengaja dengan hewan berkamuflase di dasar laut.
Ia berharap pemerintah daerah segera memasang rambu peringatan atau papan informasi di sekitar Pantai Falajawa guna meningkatkan kewaspadaan pengunjung dan mencegah insiden.
“Pantai ini menjadi lokasi favorit warga Ternate untuk berolahraga air dan bersantai, sehingga keselamatan perlu menjadi prioritas utama,” ujarnya. (**)


More Stories
Taekwondo Malut Gelar Pelantikan Pengurus Baru Akhir Mei 2026
Pemimpin Ja’fariyah Tetapkan Idul Adha 1447H Pada 26 Mei 2026
Unkhair dan Pemkot Ternate Kolaborasi Penanganan Sampah Lewat Program KKN