
Ternate — Empat tim mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) berhasil meraih pendanaan dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Tim pertama diketuai Arka Dewi Ambran dengan platform edukasi wisata ternak berbasis web bernama BIDAMAHERA (kategori Bisnis Digital). Tim kedua, dipimpin Restu Aprianto, mengusung produk cinderamata Plakat Batu Angus Khairunqu yang terinspirasi warisan geologi Ternate (kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya).
Tim ketiga, Dyah Ayu Kusumawardani, membawa karya Treasure From Trash (TFT) kerajinan estetis dari limbah kain bekas (kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan). Sedangkan tim keempat, Azawiyah Mutyarahma Hi Umar, memperkenalkan inovasi anti-nyamuk alami berbasis pala bertajuk PALAMARA (kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan).
Wakil Rektor III Unkhair, Abdul Kadir Kamaluddin, SP., M.Si., mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini tak lepas dari upaya kampus mendorong proposal terbaik ke tingkat nasional melalui pembinaan intensif.
Menurutnya, pelatihan teknis dengan narasumber nasional yang sebelumnya digelar sangat membantu meningkatkan kualitas proposal, meski sempat terkendala anggaran.
“Pendanaan P2MW sangat strategis untuk pengembangan riset dan usaha mahasiswa, sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan memperluas jejaring kemitraan,” jelasnya, Sabtu (12/7).
Ia berharap semangat dan konsistensi seluruh pihak tetap terjaga, agar usaha mahasiswa terus berkembang secara berkelanjutan.
“Ini bukti keseriusan Unkhair dalam membina wirausaha muda berbasis inovasi dan kearifan lokal. Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya,” pungkasnya. (**)


More Stories
Ribuan Siswa Madrasah di Halsel Ikut Cetak Rekor MURI, Kasi Pendis Kemenag Beri Apresiasi
Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026
Asadul Boyratan Menang Telak! Resmi Pimpin Taekwondo Maluku Utara