NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Unkhair Dorong Pembelajaran Kimia Kontekstual Lewat PKM di SMAN 10 Ternate

Giat praktikum Kimia berbasis bahan Lokal di Laboratorium SMAN 10 Kota Ternate

Ternate – Dosen Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pendampingan Praktikum Adsorpsi Zat Warna Methylene Blue Menggunakan Tanah Vulkanik Gamalama untuk Mendukung Praktikum Kimia Berbasis Bahan Lokal untuk Siswa SMAN 10 Kota Ternate.”

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Kimia SMAN 10 Kota Ternate ini diikuti oleh 40 siswa dan berjalan dengan lancar. Tim pelaksana terdiri dari Nur Jannah Baturante, S.Si., M.Sc. selaku ketua tim, bersama dua anggota, Dr. Indra Cipta, S.Si., M.Sc. dan Dr. Khusna Arif Rahman, S.Si., M.Sc.

Dalam kegiatan ini, para siswa dikenalkan pada penggunaan tanah vulkanik dari Gunung Gamalama sebagai bahan lokal yang dapat dimanfaatkan dalam praktikum kimia, khususnya dalam proses adsorpsi zat warna methylene blue. Tanah vulkanik yang digunakan menunjukkan kemampuan sebagai adsorben alami yang cukup baik, sehingga mampu menarik perhatian para siswa.

Siswa mengikuti praktikum dengan penuh antusias. Mereka tidak hanya memahami konsep adsorpsi secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis menggunakan bahan yang berasal dari lingkungan sekitar mereka.

Nur Jannah Baturante menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran siswa akan potensi lokal di sekitar mereka yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa bahwa pembelajaran kimia bisa dikemas menarik dan kontekstual dengan memanfaatkan potensi lokal seperti tanah vulkanik Gamalama,” ujarnya, Minggu 18 Mei 2025)

Hal senada disampaikan oleh Guru Kimia SMAN 10 Kota Ternate, Anjamputra Embisa, M.Pd., yang mengungkapkan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “Siswa menjadi lebih semangat belajar karena praktikum dilakukan langsung dengan bahan yang mereka kenal di sekitar mereka,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pembelajaran kimia di sekolah dapat lebih relevan, menarik, dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam melalui pendekatan berbasis potensi lokal. (**)

Jangan Jadi Plagiator