
newsgapi, HALMAHERA BARAT – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai berinisial YS terhadap warga Desa Galala, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat berinisial MD viral di media sosial.
Kejadian tersebut berlangsung di Desa Akelamo, Minggu (5/1/2025) sekitar pukul 18.30 WIT.
Dalam video yang beredar, terlihat anggota DPRD dari Fraksi PDIP tersebut terlibat cekcok hingga adu jotos dengan MD.
Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada hari yang sama.
Ketua DPC GMNI Halmahera Barat, Marinus Pangulili mengkritik lambatnya penanganan kasus ini oleh pihak kepolisian.
“Penanganan kasus kekerasan ini terkesan lambat. Sejak pelaporan tanggal 5 Januari hingga sekarang belum ada titik terang, padahal video kekerasan yang beredar di publik cukup kuat untuk dijadikan bukti,” ujar Marinus yang akrab disapa Marik melalui keterangan resminya, Kamis (9/1/2025).
Marik menilai tindakan tersebut telah mencoreng nama baik lembaga DPRD Kabupaten Pulau Morotai.
Menurutnya, DPRD yang seharusnya menjadi mercusuar moralitas justru menunjukkan perilaku yang bermasalah.
“Ini momentum yang tepat untuk mengembalikan kepercayaan rakyat dengan memberikan efek jera kepada pejabat daerah dan anggota DPRD Morotai agar tidak semena-mena melakukan tindak kriminalisasi kepada rakyat kecil,” tegasnya.
Dia meminta Polres Halmahera Barat serius menangani kasus ini dan segera menetapkan tersangka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Halmahera Barat belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus tersebut. (*)


More Stories
Gazza Taekwondo Raih 15 Medali di Bintang Timur Championship, Juara Umum Cadet Kyorugi
Gazza Fighter dan ASA Taekwondo Obi Kirim 28 Atlet di Bintang Timur Taekwondo Championship
Siswa SMP IT Darul Quran Asal Halsel Raih Medali Perak di Ajang Nasional