
TERNATE – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan Pemerintah Provinsi Maluku Utara akan memulai tahun 2026 dengan sejumlah program prioritas yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan layanan publik, serta percepatan pembangunan infrastruktur.
Rangkaian agenda diawali dengan apel perdana ASN pada 5 Januari 2026 yang dirangkaikan dengan perayaan Natal Nasional secara virtual. Selanjutnya, pada 6 Januari, Pemprov bersama Badan Pusat Statistik (BPS) RI akan meluncurkan program pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Halmahera Barat.
Menurut Sherly, pembaruan data sosial menjadi langkah strategis agar seluruh program bantuan pemerintah, mulai dari bantuan sosial, beasiswa, hingga bantuan perumahan, dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Pada 7 Januari 2026, Pemprov Maluku Utara juga dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman dengan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara yang dirangkaikan dengan sosialisasi implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru,” ungkapnya.
Di bidang pendidikan, Lanjutnya, Pemerintah Provinsi tetap melanjutkan program pendidikan gratis dengan penekanan pada peningkatan mutu melalui kolaborasi bersama berbagai mitra, termasuk Microsoft, Acer, dan Sampoerna Foundation.
Sementara itu, sektor kesehatan juga tetap menjadi prioritas melalui keberlanjutan program layanan kesehatan gratis yang disertai peningkatan kualitas pelayanan.
Pada sektor infrastruktur, Pemprov menargetkan percepatan pembangunan dan pembukaan ruas jalan di seluruh kabupaten/kota. Sejumlah proyek strategis seperti ruas Leloda, Trans Kiraaha, Daehepodo–Payahe, Daehepodo–Saketa, Sula, Obi, hingga Bacan Timur dijadwalkan mulai dikerjakan pada Januari 2026 dengan target dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Provinsi juga menyiapkan peletakan batu pertama relokasi Desa Sidangoli Dehe, Kabupaten Halmahera Barat, serta memastikan program mudik gratis dan pendidikan gratis tetap berlanjut sebagai bagian dari komitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui berbagai program tersebut, Gubernur Sherly berharap pembangunan di Maluku Utara pada 2026 berjalan lebih merata, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” ujarnya. (**)


More Stories
Pemprov Malut Dorong Nelayan Naik Kelas Lewat Akses KUR
Gubernur Sherly Usulkan Rp2,9 Triliun untuk Percepatan Infrastruktur Maluku Utara
BPBJ Malut Pastikan Seleksi Penyedia Berjalan Transparan Lewat Pembuktian Kualifikasi