
Kantor Dinas Kesehatan Halmahera Selatan
HALSEL – Sepanjang Januari hingga Juni 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mencatat realisasi belanja perjalanan dinas sebesar Rp1.122.134.320.
Anggaran tersebut digunakan untuk tiga jenis kegiatan, yakni perjalanan dinas dalam kota, luar kota, dan perjalanan biasa, sebagaimana tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Swakelola Dinkes Tahun 2025.
Rinciannya, perjalanan dinas dalam kota menyerap anggaran paling besar, yakni Rp574.720.000, disusul perjalanan luar kota sebesar Rp350.000.000, dan perjalanan biasa Rp197.414.320.
Besarnya belanja ini menjadikan perjalanan dinas sebagai salah satu komponen pengeluaran tertinggi di semester pertama. Kondisi ini menuai sorotan publik terkait urgensi dan manfaat dari kegiatan tersebut terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kalau dalam enam bulan sudah lebih dari Rp1 miliar, perlu ada evaluasi. Apakah kegiatan tersebut benar-benar berdampak ke lapangan atau hanya seremonial belaka,” ujar Ketua LSM LIDIK, Samsusl Hamja, Sabtu (2/8/2025), usai meninjau realisasi anggaran Dinkes.
Ia menambahkan, perjalanan dinas umumnya berkaitan dengan rapat koordinasi, monitoring program, dan pelatihan teknis. Namun, jika tren ini berlanjut hingga akhir tahun, total belanja perjalanan dinas berpotensi menembus dua kali lipat dari nilai saat ini.
“Anggaran yang besar di awal tahun juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi pemborosan di semester kedua,” pungkasnya. (**)


More Stories
Harita Nickel Serap Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang Usai Pelatihan Intensif
Kantongi Bukti, KNPI Halsel Tegaskan Sengketa Lahan Alimusu Sudah Tuntas
Ribuan Siswa Madrasah di Halsel Ikut Cetak Rekor MURI, Kasi Pendis Kemenag Beri Apresiasi