
GOR Fogogoru, Halmahera Tengah
HALTENG – Pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Fogogoru di Desa Nurweda, Kabupaten Halmahera Tengah, yang dimulai sejak 2019, menyisakan dugaan kuat penyimpangan. Proyek raksasa senilai Rp79,6 miliar ini dikerjakan oleh PT Hapsari Nusantara Gemilang dengan konsultan CV Rani Engineering Consultant. Namun hingga kini, bangunan tersebut belum juga dapat difungsikan secara maksimal.
Sejak awal, proyek yang digagas di era Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Rahim Odeyani itu sudah menyimpan tanda tanya. Dugaan korupsi muncul dari tahap pembebasan lahan dengan nilai kerugian negara mencapai Rp632 juta. Kasus ini sempat ditangani aparat penegak hukum.
Dalam perjalanannya, pembangunan GOR tersebut tak selesai tepat waktu. Masyarakat dan pegiat olahraga pun merasa kecewa karena fasilitas yang dijanjikan tak kunjung bisa digunakan. Bahkan pembangunan disebut-sebut mangkrak.
Ironisnya, Pemkab Halmahera Tengah diduga menyuntikkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) senilai Rp13 miliar. Dana CSR yang semestinya diperuntukkan bagi air bersih, bantuan sosial, lingkungan, dan infrastruktur dasar, justru dialihkan untuk pembangunan tribun timur GOR Fogogoru.
Tak hanya itu, pada tahun 2022, proyek ini kembali digelontor dana dari APBD dengan total mencapai Rp39,7 miliar. Rinciannya, Rp3,8 miliar untuk pembangunan sport center, Rp4,9 miliar untuk gedung olahraga, dan Rp30,9 miliar untuk peningkatan GOR Fogogoru.
Jika dijumlahkan, sejak 2019 hingga 2022, total dana yang dikucurkan untuk proyek GOR Fogogoru mencapai Rp119,4 miliar, termasuk dana CSR sebesar Rp13 miliar. Namun hingga kini, keberadaan GOR tersebut dinilai tak memberikan manfaat bagi masyarakat Halmahera Tengah.
Besarnya anggaran yang dikeluarkan dan minimnya hasil yang dirasakan publik, memunculkan desakan agar proyek ini diaudit secara menyeluruh dan pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban. (**)


More Stories
Harita Nickel Serap Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang Usai Pelatihan Intensif
Kantongi Bukti, KNPI Halsel Tegaskan Sengketa Lahan Alimusu Sudah Tuntas
Ribuan Siswa Madrasah di Halsel Ikut Cetak Rekor MURI, Kasi Pendis Kemenag Beri Apresiasi