
Hasby Yusuf
Ternate — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Maluku Utara, Hasby Yusuf, angkat bicara terkait bentrokan antara warga dan aparat kepolisian saat aksi unjuk rasa di Halmahera Timur.
Hasby mengungkapkan bahwa dirinya menerima kiriman video yang memperlihatkan jalannya unjuk rasa tersebut. Untuk menghindari eskalasi situasi, ia meminta semua pihak menahan diri, terutama terkait sengketa antara warga dan PT Sambiki Tambang Sentosa (STS).
“Saya mohon semua pihak menahan diri. Kepada perusahaan tambang STS, akomodasilah tuntutan warga. Jangan sampai rakyat dan aparat menjadi korban, sementara pemilik tambang pesta pora di Jakarta,” ujar Hasby dalam unggahan pada akun Facebook resminya Hasby Yusuf, pada Senin (28/4/2025).
Hasby mengancam akan menggunakan kapasitasnya sebagai anggota DPD RI untuk menyurati Presiden Prabowo Subianto jika perusahaan tetap mengabaikan hak-hak masyarakat.
“Jika PT STS berlindung di balik kebijakan proyek strategis nasional (PSN) yang justru mengorbankan rakyat, kami akan resmi menyurati Presiden Prabowo melalui Menteri Koordinator Perekonomian untuk mengevaluasi PSN di Maluku Utara, khususnya di Buli,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ia menekankan pentingnya perusahaan tambang untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat. “Kita tidak anti-investasi, tapi investasi harus dipastikan membawa kesejahteraan bagi rakyat dan tidak merampas hak-hak mereka,” tutupnya. (Fikri)


More Stories
Kades Guruapin Tinggalkan Desa Sejak 2025, Warga Sampai Minta Basarnas Lakukan Pencarian
Ruang Laut Harita Berizin, PSDKP Minta Demo Taat Hukum
Gelar Konfrensi Pers, Danramil Obi Ungkap Peran Kopda Bilal dalam Persoalan di Tomori