
Plh Ketua Pemuda Pancasila Maluku Utara, Samar Ishak
Ternate – Pemuda Pancasila Provinsi Maluku Utara menyoroti polemik tunggakan gaji, THR, serta hak-hak normatif lainnya yang belum dibayarkan kepada karyawan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM). Organisasi ini mendesak manajemen NHM untuk bersikap transparan dan segera menyelesaikan kewajiban tersebut.
Plh Ketua Pemuda Pancasila Maluku Utara, Samar Ishak, menyebut manajemen NHM terkesan tertutup dan tidak jujur dalam menangani persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di internal perusahaan.
“Kami menilai pihak manajemen NHM tidak terbuka dan jujur soal tunggakan gaji, THR, dan hak-hak karyawan lainnya yang sampai hari ini belum diselesaikan,” tegas Samar dalam keterangan pers yang diterima media ini, minggu (6/4/2025).
Samar juga menyinggung reputasi Haji Robert, sosok yang dikenal luas sebagai pemilik NHM. Ia mengatakan persoalan ini bisa berdampak langsung terhadap nama baik Haji Robert jika tidak segera ditangani secara serius.
“Nama besar Haji Robert ikut dipertaruhkan dalam persoalan ini. Manajemen NHM harus segera mengambil langkah konkret dengan memenuhi seluruh hak karyawan,” ujarnya.
Pemuda Pancasila juga mengecam keras jika ada upaya kriminalisasi terhadap karyawan yang menyuarakan haknya lewat aksi demonstrasi. Menurut Samar, langkah hukum terhadap pekerja yang menuntut hak justru menambah luka di tengah ketidakadilan yang dirasakan para buruh.
“Tidak boleh ada alasan apapun untuk menunda pembayaran hak karyawan, apalagi sampai melaporkan mereka ke polisi hanya karena menyampaikan aspirasi,” tandasnya. (**)


More Stories
Kolaborasi Harita Nickel dan Warga Kawasi Rawat Danau Karo dan Benteng De Brill
Taekwondo Malut Gelar Pelantikan Pengurus Baru Akhir Mei 2026
Pemimpin Ja’fariyah Tetapkan Idul Adha 1447H Pada 26 Mei 2026