NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Siap Bangkit, IKB Makayoa Halsel Matangkan Musyawarah III

Rapat persiapan Musawarah ke III IKB Makayoa Halsel

Ternate, Maluku Utara— Ikatan Keluarga Besar (IKB) Makayoa Halmahera Selatan (Halsel) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah ke-III. Forum tersebut menjadi momentum untuk mengaktifkan kembali roda organisasi setelah masa kepengurusan sebelumnya berakhir.

Persiapan musyawarah dibahas dalam rapat keluarga besar Makayoa Halsel yang berlangsung di Kafe Helo, Jati, Rabu (7/10/2026). Rapat dihadiri sejumlah sesepuh Makayoa serta mantan pengurus pada masa kepemimpinan almarhum Hi. Usman Sidik.

Salah satu keputusan rapat yakni membentuk panitia pelaksana Musyawarah ke-III IKB Makayoa Halsel. Muhlas Djafar dipercaya sebagai ketua panitia.

Sementara posisi sekretaris, bendahara, dan Steering Committee (SC) akan dibahas serta ditetapkan dalam pertemuan lanjutan yang direncanakan berlangsung di Labuha dalam waktu dekat.

Ketua panitia terpilih, Muhlas Djafar, mengatakan Musyawarah ke-III IKB Makayoa Halsel direncanakan berlangsung di Labuha, ibu kota Kabupaten Halsel, pada akhir Oktober 2026.

Menurutnya, forum tersebut akan menjadi ruang untuk memilih ketua baru sekaligus menyusun kepengurusan IKB Makayoa Halsel untuk periode berikutnya.

“Tak hanya agenda organisasi, musyawarah juga akan dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan sosial. Rangkaian kegiatan itu diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kembali hubungan kekeluargaan masyarakat Makayoa di Halsel,” ujar Muhlas.

Ia menambahkan, sejumlah tokoh dan sesepuh Makayoa yang berada di Jakarta maupun Maluku Utara juga direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.

“Nama-nama seperti Saleh Mustafa, Taufik Majid, Hi. Askan Naim, Muhammad Kumhois, Hi. Taib Armain, serta Ketua Makayoa Maluku Utara Hi. Rivai Umar akan diundang bersama sejumlah sesepuh Makayoa lainnya,” katanya.

Bagi keluarga besar Makayoa, musyawarah tersebut tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan. Forum itu diharapkan menjadi momentum untuk membangun kembali komunikasi, kebersamaan, dan aktivitas organisasi yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai mulai berkurang.

Muhlas juga menekankan pentingnya menjadikan Musyawarah ke-III sebagai momentum konsolidasi keluarga besar Makayoa Halsel sekaligus mengaktifkan kembali organisasi.

“Musyawarah ini menjadi momentum untuk kembali mempererat hubungan keluarga besar Makayoa Halsel sekaligus membangun kembali organisasi agar dapat berjalan secara aktif,” tegasnya.

Ia mengatakan, rapat lanjutan di Labuha akan membahas berbagai kebutuhan teknis, mulai dari finalisasi kepanitiaan, konsep kegiatan, agenda musyawarah, hingga rangkaian kegiatan sosial.

“Terbentuknya panitia awal ini, kini kami mulai menggerakkan seluruh persiapan menuju pelaksanaan Musyawarah ke-III IKB Makayoa Halsel,” pungkasnya. (red)

Jangan Jadi Plagiator