
Nelayan Desa Soligi, Pulau Obi
Halsel, Maluku Utara – Nelayan Desa Soligi kini memiliki akses pasar yang lebih stabil melalui Sentra Pengolahan Ikan Nelayan (SUTAN). Setiap hari, hasil tangkapan seperti kerapu, kakap, tuna, dan cakalang dipasarkan dengan harga kompetitif di pasar lokal.
Melalui fasilitas pengolahan dan penyimpanan dingin (cold storage), nelayan dapat menjaga kualitas ikan serta mengatur waktu penjualan agar harga tetap stabil.
“Hasil tangkapan bukan hanya untuk kebutuhan rumah. Kami bisa menyalurkan lebih dari 1–2 ton per bulan ke katering Harita Nickel,” ujar Ibrahim, penggerak SUTAN Soligi.
Sepanjang 2024, kelompok nelayan menyalurkan lebih dari 24 ton ikan ke kantin karyawan Harita Nickel. Skema ini memperkuat rantai pasok pangan sekaligus membuka pasar yang lebih terstruktur bagi nelayan.
Selain sektor perikanan, perusahaan dan masyarakat juga merehabilitasi lebih dari 23 hektare mangrove serta mendukung layanan kesehatan melalui PUSTU Soligi.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir,” tandasnya. (**)


More Stories
Maluku Utara Peringkat 7 Kejurnas Taekwondo 2026 Raih 2 Emas
Fadli Thamrin Daftar Bacalon Ketua KNPI Kota Ternate
Harita Nickel Serap Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang Usai Pelatihan Intensif