
Proyek breakwater di Kecamatan Bacan
HALSEL – Mantan Anggota DPRD Halmahera Selatan, Abdurrahman Hamzah, menyayangkan proyek breakwater (pemecah ombak) yang dibangun di wilayah Kecamatan Bacan, yang diduga menjadi penyebab banjir besar di kawasan tersebut.
Melalui akun Facebook pribadinya, pria yang akrab disapa Man Hamzah ini menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang melanda empat desa, khususnya di kawasan Amasing Taman Sari dan sekitarnya, pada Minggu malam hingga Senin dini hari.
“Seumur hidup, sampai kami sudah tua begini, baru kali ini Amasing Taman Sari dan sekitarnya mengalami musibah banjir seperti ini. Padahal penyebabnya jelas,” tulis Man Hamzah.
Ia menilai, banjir tersebut terjadi akibat kesalahan dalam perencanaan proyek pembangunan breakwater di ujung Taman Sari. Menurutnya, proyek tersebut justru mempersempit aliran keluar-masuk air di dua sungai besar di wilayah itu, yakni Sungai Amasing dan Suanggi (atau Kali Inggoi).
“Pemerintah daerah dan kontraktor pelaksana harus bertanggung jawab atas kerugian materil yang dialami warga Amasing Kota, Kota Barat, Kota Utara, dan sekitarnya. Ini murni kelalaian mereka,” tegasnya. (**)


More Stories
Kesenian Ngibi Tetap Hidup di Tengah Pertumbuhan Halmahera Selatan
Gazza FTC Bawa Pulang 10 Medali dan Atlet Terbaik Kejurnas Gubernur Cup 1 2026
Warga Koititi Bersyukur, Kades Sampaikan Terima Kasih ke Bupati Bassam atas Bantuan Sapi Kurban