NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Dosen FKIK Universitas Khairun Raih Gelar Doktor di Universitas Hasanuddin

Ternate — Dr. dr. Andi Sitti Nurafiah, M.Kes., Sp.PK., dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun, resmi meraih gelar doktor di bidang Ilmu Kedokteran setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar.

Ujian promosi doktor tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Juni 2025, di Mini Auditorium Lantai 2 Fakultas Kedokteran Unhas. Dalam presentasinya, Dr. Andi Sitti Nurafiah memaparkan hasil penelitiannya berjudul “Analisis miRNA-93-3p dan miRNA-142-3p sebagai Marker untuk Membedakan Tuberkulosis Laten dan Tuberkulosis Aktif.”

Penelitian ini bertujuan mencari cara yang lebih akurat untuk membedakan TB laten dan TB aktif melalui pendekatan molekuler. Fokusnya adalah pada dua jenis microRNA, yaitu miRNA-93-3p dan miRNA-142-3p, yang dinilai bisa menjadi penanda (biomarker) untuk membedakan dua jenis TB tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dua microRNA ini cukup akurat untuk membedakan TB aktif dari yang lain, tetapi belum cukup kuat untuk membedakan TB laten dari orang sehat secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan penambahan biomarker lain atau informasi klinis tambahan agar diagnosis lebih tepat.

“Kombinasi miRNA-93-3p dan miRNA-142-3p masih memerlukan biomarker tambahan agar diagnosis lebih akurat,” jelas Dr. Andi Sitti Nurafiah, Rabu (11/6/2025)

Ujian terbuka ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Universitas Khairun, para pembimbing dan penguji, serta keluarga dan kolega. Dengan gelar doktor ini, Dr. Andi Sitti Nurafiah menjadi bagian dari dosen Universitas Khairun yang telah menempuh pendidikan tertinggi dan memberikan sumbangan penting di bidang kedokteran.

Wakil Rektor II Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian promovenda. Ia menyebut ini sebagai momen bersejarah.

“Hari ini menjadi momen penting karena Dr. Andi Sitti Nurafiah adalah doktor pertama dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun,” ujarnya.

Menurut Prof. Abdullah, pencapaian ini bukan hanya prestasi pribadi, tapi juga kebanggaan bagi seluruh civitas akademika Universitas Khairun. Ini menjadi langkah awal dalam membangun tradisi akademik yang kuat dan berorientasi pada riset dan pengabdian masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin atas bimbingan dan dukungan yang telah diberikan kepada promovenda.

“Kami berharap kerja sama antara Universitas Khairun dan Universitas Hasanuddin terus berkembang di masa depan,” tutup Prof. Abdullah W. Jabid. (**)

Jangan Jadi Plagiator