NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

BREAKING NEWS: Puluhan Kepala Keluarga Mengungsi akibat Banjir di Ternate

Evakuasi korban terdampak banjir di kota Ternate (foto: Tagana Malut)

newsgapi, TERNATE – Bencana banjir melanda Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Minggu (15/12/2024), memaksa sedikitnya 50 kepala keluarga atau 200 jiwa mengungsi dari wilayah terdampak.

Berdasarkan informasi dari Pusdalops PB Tagana Maluku Utara, bencana dipicu oleh cuaca ekstrem dengan hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ternate mengeluarkan peringatan dini tentang kondisi cuaca ekstrem yang mencakup hujan lebat, angin kencang, disertai petir dan guntur.

Kronologi Bencana Banjir terjadi akibat luapan air dari sungai/kali mati khususnya di wilayah Kelurahan Akehuda, Kecamatan Kota Ternate Utara.

Hujan deras yang turun sejak pagi hingga malam hari (pukul 19.00 WIT) mengakibatkan genangan air yang cukup tinggi.

Penanganan Darurat Tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi kemudian melakukan upaya penyelamatan dan penanganan darurat, meliputi:

1. Evakuasi korban dari wilayah terdampak

2. Penilaian (assessment) kondisi warga terdampak

3. Pendistribusian bantuan logistik

Lembaga yang terlibat dalam penanganan meliputi Dinas Sosial Kota Ternate, TNI-Polri, BPBD Kota Ternate, Basarnas/SAR Kota Ternate, Tagana Kota Ternate, Unsur Aparat Kelurahan dan Masyarakat Setempat.

Lokasi Pengungsian Para pengungsi sementara ditampung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kelurahan Duda-Dufa, Kota Ternate.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI dan Dinas Provinsi Maluku Utara telah mendistribusikan bantuan berupa Tenda gulung, Kasur, Perlengkapan anak (kid ware), Selimut, Makanan siap saji (nasi bungkus) juga sudah disediakan oleh Pemerintah Daerah Kota Ternate untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

Hingga laporan ini dibuat, curah hujan masih tinggi dengan intensitas yang tidak normal.

Tim terpadu terus berada di lokasi untuk melakukan evakuasi dan assessment berkelanjutan.

“Kami terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan maksimal kepada warga terdampak,” ujar Achmad Baligi, Ketua Pusdalops PB Tagana Maluku Utara.

Sampai saat ini, tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka. Namun, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. (*)

Jangan Jadi Plagiator