
newsgapi.com, Ternate – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Aliong Mus – Syahril Taher (AM-SAH), menuai kritik setelah menjanjikan anggaran Rp 100 miliar per tahun untuk setiap kabupaten dan kota di Maluku Utara jika terpilih.
“Untuk Maluku Utara cuman Kota Ternate yang sudah maju. Untuk itu, jika anggaran provinsi kami cukup, maka setiap tahun kami akan memberikan 100 miliar untuk sepuluh kabupaten/kota,” ujar Aliong saat konferensi pers di halaman kantor KPU usai mendaftar, Rabu (28/8/2024).
Menanggapi janji tersebut, akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Muammil Sun’nan, menilai pernyataan pasangan calon tersebut tidak masuk akal.
“Pasangan calon Aliong – Syahril harusnya mengerti kalkulasi keuangan, jangan asal janji yang tidak punya alasan yang rasional,” kata Muammil saat dikonfirmasi, Kamis (29/8/2024).
Pakar ekonomi ini menjelaskan bahwa perencanaan anggaran harus diatur secara cermat, terutama mengingat hutang Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang sudah mendekati dua triliun rupiah.
“Kalau asumsinya APBD provinsi empat triliun, maka jika dikurangi DAU mandatory 30% atau 1,2 triliun dan gaji 45% atau 1,8 triliun, berarti sisa APBD satu triliun,” jelasnya.
Sebelumnya, pasangan AM-SAH yang didukung beberapa partai politik, termasuk Golkar, Perindo, Gerindra, PBB, Garuda, dan Prima, mengusung visi membangun Maluku Utara yang lebih baik, dengan alasan sebagian daerah di provinsi ini masih tertinggal.
(Red/fikri)*


More Stories
Harita Nickel Serap Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang Usai Pelatihan Intensif
Kantongi Bukti, KNPI Halsel Tegaskan Sengketa Lahan Alimusu Sudah Tuntas
Ribuan Siswa Madrasah di Halsel Ikut Cetak Rekor MURI, Kasi Pendis Kemenag Beri Apresiasi