NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Breaking news: Keluarga Besar Iskandar Alam Bantah Tuduhan Sultan Muda Bacan

Abdullah bin Gazali Iskandar Alam (foto, istimewa)

newsgapi.com | Ternate – Abdullah Iskandar Alam membantah keras tuduhan Sultan Muda Bacan, M. Irsyad, yang menyebut Palimpungang Ompu Bangsa Nang Ompu Anak Anak sebagai kelompok separatis.

Bantahan ini disampaikan Abdullah melalui sebuah video berdurasi 8 menit 2 detik menyusul pernyataan Irsyad terkait acara yang digelar organisasi tersebut pada 20 Juli 2024 lalu.

“Saya anggap pernyataannya itu sebagai tuduhan yang keliru dan tidak mendasar,” tegas Abdullah, Minggu (28/7/2024).

Abdullah menegaskan bahwa organisasi Palimpungang bukan baru dibentuk, melainkan sudah ada sejak era sultan-sultan sebelumnya.

Organisasi ini, yang dikenal dengan istilah OMPU BANGSA, berfungsi menghimpun keturunan sultan-sultan terdahulu dan menjadi wadah masyarakat adat Bacan.

Lebih lanjut, Abdullah mengkritik Irsyad yang dinilai telah melanggar hukum adat dengan menggunakan atribut sultan, yaitu Tuala Wari, padahal statusnya masih sebagai Sultan Muda.

“Perlu diketahui seorang calon raja/sultan harus mengetahui makna dan filosofi Tuala Wari tersebut, karena itu sebuah syarat pokok untuk menjadi raja/sultan,” jelasnya.

Abdullah juga mempertanyakan proses penobatan Irsyad yang dinilai tidak melibatkan Majelis Empat Pihak dari Tumbu Lawang, Tarafanur, Iskandar Alam, dan Kamarullah.

Diketahui, Abdullah sendiri merupakan Kelompok bangsawan Bacan yang terhimpun dalam lembaga Ompu bangsa yang tidak mengakui pengangkatan dan penobatan M. Irsyad Sebagai Sultan Muda secara sepihak oleh oknum-oknum tertentu.

Menanggapi tantangan mubahala (sumpah) dari Irsyad, Abdullah bahkan menyatakan kesiapannya mewakili keluarga besar Iskandar Alam.

“Kami siap melaksanakan mubahala dengan saudara Irsyad di mana pun dan kapanpun yang dia mau,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak M. Irsyad Maulana belum memberikan tanggapan atas bantahan tersebut.

Jangan Jadi Plagiator