
Letkol Inf Syamsul (Dandim 1509/Labuha)
Labuha, Maluku Utara — Komandan Kodim (Dandim) 1509/Labuha, Letkol Inf Syamsul, mengajak Ikatan Keluarga Besar Makian-Kayoa (IKB-Makayoa) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) berperan aktif menyampaikan dan mengawal aspirasi masyarakat terkait pembangunan di Pulau Makian dan Kayoa.
Ajakan tersebut disampaikan Syamsul saat menghadiri silaturahmi bersama pengurus IKB-Makayoa di Aula Makodim 1509/Labuha, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan, Minggu (25/10).
Menurut Syamsul, organisasi kemasyarakatan seperti IKB-Makayoa memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Ia berharap ikatan kekeluargaan yang terbangun melalui organisasi tersebut dapat menjadi kekuatan untuk mendorong aspirasi pembangunan masyarakat agar tersampaikan secara baik dan terarah.
Selain mendorong peran organisasi dalam menyuarakan aspirasi, Syamsul juga membuka peluang kolaborasi antara IKB-Makayoa, pemerintah daerah, dan jajaran TNI melalui program pembinaan teritorial.
“Kami berharap program tersebut juga dapat direalisasikan di Pulau Makian agar kehadiran TNI memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Syamsul mengungkapkan, kedekatannya dengan masyarakat Makian juga memiliki ikatan emosional. Ia menyebut Pulau Makian sebagai kampung leluhurnya karena neneknya berasal dari Desa Kota, Pulau Makian.
Kenangan masa kecil saat mengunjungi rumah nenek pada era 1990-an masih membekas dalam ingatannya. Ketika liburan sekolah dasar, ia kerap menghabiskan waktu di kampung tersebut, termasuk bermain dan mandi di pantai.
Latar belakang keluarga itu, menurutnya, menjadi salah satu alasan kedekatannya dengan masyarakat Makian-Kayoa. Karena itu, ia menilai silaturahmi tersebut bukan sekadar pertemuan formal, melainkan kesempatan untuk memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus membuka ruang komunikasi dan kerja sama.
“Apa artinya kalau saya berada di sini, tetapi tidak berbuat apa-apa untuk keluarga besar saya,” katanya.
Ia mengaku senang dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Makian-Kayoa dan berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus dipelihara melalui kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Silaturahmi yang mengusung tema “Satu Hati, Satu Rasa, Menjaga Asa dalam Kebersamaan” tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan sesepuh Makayoa, di antaranya mantan Sekretaris Daerah Halsel Safiun Rajulan, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halsel Nurlaila Muhammad, mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Halsel Rusli Hi. Saptu, serta mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Yusuf Hi. Untung.
Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Halsel Juhari Tawary, pengurus IKB-Makayoa, tokoh masyarakat, dan sejumlah kepala desa. (**)


More Stories
IKB-Makayoa Halsel Jajaki Kerja Sama dengan Lapas Labuha
Izin Habis, PT Karya Alam Bahari Tetap Garap Mutiara di Halsel
Tahrim Imam Pimpin IKB Makayoa Kota Ternate