
Kantor Bank Muamalat Labuha, Desa Tomori, Halmahera Selatan
HALSEL – Nasabah Bank Muamalat Cabang Labuha, Halmahera Selatan, bernama Risandi Ishak, tiba-tiba mendapatkan transfer uang sebesar Rp 100 juta ke rekeningnya tanpa sepengetahuannya.
Setelah mendapat notifikasi transfer pada Rabu (13/8), Risandi mengecek di ATM, tapi ternyata ATM-nya sudah diblokir.
“Saya belum sempat lapor ke bank karena sedang sibuk, istri saya baru saja melahirkan. Setelah ATM saya diblokir selama satu minggu, pihak bank datang dan meminta saya menandatangani surat pernyataan bahwa uang itu bukan milik saya,” katanya pada Selasa (27/8).
Yang aneh, selama ATM-nya diblokir, ternyata ada beberapa transaksi yang memakai nama Risandi. Dana Rp 100 juta itu dipindahkan ke rekening beberapa orang lain, seperti terlihat di bukti rekening koran miliknya.
“Jadi, bukti rekening koran menunjukkan ada transaksi atas nama saya, padahal ATM saya sudah diblokir,” jelasnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bank Muamalat Cabang Labuha, Hana, tidak membalas pesan WhatsApp. Wartawan juga sulit menemui Hana di kantor, dan staf bank lainnya enggan memberikan komentar.
Kasus ini menimbulkan kecurigaan, apakah kesalahan ini karena transfer yang salah, transaksi ilegal seperti pencucian uang, atau masalah dari sistem bank. Publik menunggu pernyataan resmi dari Bank Muamalat, mengingat bank ini juga menyimpan dana haji. (**)


More Stories
Ribuan Siswa Madrasah di Halsel Ikut Cetak Rekor MURI, Kasi Pendis Kemenag Beri Apresiasi
Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026
Asadul Boyratan Menang Telak! Resmi Pimpin Taekwondo Maluku Utara