
Bank BPRS Bahari Berkesan dan Bank Pembangunan Daerah Maluku-Malut, Kota Ternate
ERNATE — Target Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk menggenjot pendapatan daerah melalui deviden pada tahun 2024 meleset dari harapan.
Berdasarkan data realisasi, Pada Tahun Anggaran 2024, Pemkot Ternate menargetkan pendapatan dari dividen atau bagian laba hasil penyertaan modal/investasi ke pihak ketiga sebesar Rp5 miliar. Namun, hingga akhir tahun, yang berhasil masuk ke kas daerah hanya Rp3,35 miliar atau sekitar 67 persen dari target.
Pendapatan deviden tersebut bersumber dari dua entitas, yakni PT BPRS Bahari Berkesan sebesar Rp 2.455.981.356,24 (deviden tahun 2023 yang diterima pada 2024) dan Bank Pembangunan Daerah Maluku-Malut (BPDM) sebesar Rp 903.644.036,00 sesuai keputusan RUPS 2024.
Dengan demikian, total penerimaan sebesar Rp 3.359.625.392,24, atau masih kurang Rp 1.640.374.607,76 dari target Rp 5 miliar.
Sementara itu, pihak Bank BPRS Bahari Berkesan maupun Bank Pembangunan Daerah Maluku-Malut belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi.
“Maaf Pak, bos belum bisa dikonfirmasi, masih sibuk,” ujar petugas keamanan Bank BPRS. Jawaban serupa juga disampaikan oleh petugas keamanan Bank BPD Maluku-Malut. (**)

More Stories
Ja’fariyah Indonesia Umumkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 19 Maret 2026
Lebih dari Sekadar Melaut, Nelayan Soligi Perkuat Ekonomi Lewat SUTAN
KONI Malut Terima Aspirasi 5 Daerah, Sarbin Sehe Tegaskan Netralitas Pemilihan Ketua TI