
Dr. Muammil Sunnan
NEWSGAPI.COM — Akademisi Universitas Khairun Ternate, Muammil Sun’nan soroti pelayanan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Ternate yang memberlakukan pembelian tiket ferry secara online.
Ia menilai, penerapan pelayanan berbasis online oleh ASDP tidak efektif, sebab tidak bisa diakses oleh sebagian besar masyarakat yang tidak paham terhadap sistem. Kiranya ASDP harus paham dengan kondisi masyarakat, untuk itu penting untuk menerapkan pelayanan manual sehingga pelayanan bisa dijangkau oleh semua orang.
“Jika sebagian masyarakat yang belum paham tentang pelayanan online, maka harus tetap dibuka pelayanan manual, ASDP tidak bisa memaksakan kepada masyarakat sebagai pelanggan” Jelas Maummil pada media ini, Minggu (20/10).
Mantan staf khusus Pemda Halmahera Selatan ini menjelaskan, fungsi pemerintah salah satunya adalah memberikan pelayanan publik yang mudah dan bisa dijangkau oleh semua masyarakat, pemerintah tidak bisa memaksakan kepada calon penumpang yang malah menyulitkan pelanggan pada pelayanan online.
“Pelayanan publik termasuk di pelabuhan harusnya mudah dan gampang diakses oleh semua masyarakat. Jika terdapat sebagian masyarakat yang mengalami kesulitan dalam akses pelayanan publik, maka tidak bisa dipaksakan oleh pemerintah dan pihak ASDP” Terangnya.
Diketahui, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Ternate telah memberlakukan pelayanan pembelian tiket ferry secara online.
Kebijakan tersebut telah diberlakukan dan berjalan beberapa bulan ini. Akibatnya, calon penumpang banyak yang mengeluh karena tidak paham dengan sistem tersebut, mereka juga menilai pelayanan pembelian tiket secara online oleh ASDP buruk dan terkesan menyulitkan calon penumpang. (fikri)


More Stories
Ribuan Siswa Madrasah di Halsel Ikut Cetak Rekor MURI, Kasi Pendis Kemenag Beri Apresiasi
Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026
Asadul Boyratan Menang Telak! Resmi Pimpin Taekwondo Maluku Utara