NEWSGAPI

Gerbang Informasi Masa Kini

Soroti Bantuan Keagamaan dan Pendidikan di Halsel, Akademisi: Jangan Dipolitisasi

Dr. Muammil Sunan

NEWSGAPI.COM — Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Muammil Sunan meminta agar jangan ada politisasi bantuan pemerintah di momen Pilkada. Hal ini disampaikan lantaran Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba yang juga calon petahana, terkesan menjadikan sejumlah bantuan untuk kepentingan politik.

“Banyak bantuan yang sumbernya dari APBD telah menjadi komoditas yang berbau politik. Padahal APBD yang sumbernya dari rakyat berupa pajak, retribusi dan dana transfer tentunya penggunaan diperuntukkan untuk kepentingan publik dan kesejahteraan rakyat,”kata Muammil, Selasa (10/9)

Ia menjelaskan, penganggaran bantuan memiliki tiga tujuan utama yakni stabilitas fiskal makro, alokasi sumber daya sesuai prioritas, dan pemanfaatan anggaran secara efektif dan efisien.

Karena itu, lanjut Muammil, APBD digunakan untuk pembiayaan disemua bidang, termasuk bidang keagamaan dan pendidikan.

“Untuk umroh gratis, wisata rohani para pendeta dan beasiswa bagi mahasiswa itu sudah menjadi hak mereka sebagai penerima, karena bersumber dari APBD. Jadi dimomentum Pilkada jangan menggunakan APBD yang sebenarnya berasal dari rakyat kemudian digunakan untuk kepentingan politik,”ujarnya.

Muammil juga mengatakan, setiap penganggaran yang tujuannya untuk alokasi sumberdaya merupakan tugas pemerintah untuk dialokasikan bagi pengembangan sektor pendidikan dan keagamaan.

“Sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk alokasi sumberdaya keuangan ke masyarakat. Jadi jangan karena petahana masih punya kewenangan dalam mengatur kegiatan dan keuangan kemudian setiap kebijakan terselip kepentingan politik,” ungkapnya. (fik)

Jangan Jadi Plagiator