
ilustrasi
NEWSGAPI.COM — Sejumlah nama siap meramaikan pertarungan politik di Maluku Utara. Dari sejumlah nama tersebut, ada dua klan dinasti politik mengirimkan calonnya untuk memperebutkan kursi Gubernur Maluku Utara.
Kedua klan dinasti tersebut adalah klan Mus dan klan Kasuba. Klan Mus menguasai dua daerah yakni Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu dari Partai Golkar, dan klan Kasuba yang punya basis kuat di Kabupaten Halmahera Selatan melalui PKS.
Mus merupakan nama belakang untuk setiap keturunan Muhammad Taher Mus, yang merupakan ayah dari mantan Bupati Kepulauan Sula 10 tahun Ahmad Hidayat Mus, Bupati Pulau Taliabu 10 tahun Aliong Mus dan Bupati Kepulauan Sula saat ini Fifian Adeningsi Mus.
Kemudian nama belakang Kasuba merujuk pada mantan Gubernur Maluku Utara 10 tahun Abdul Gani Kasuba dan mantan Bupati Halmahera Selatan 10 tahun Muhammad Kasuba yang saat ini menjadi calon gubernur menggantikan sang kakak karna terjaring operasi tangkap tangan KPK.
Nama ini juga melekat pada mantan Bupati Halmahera Selatan 5 tahun Bahrain Kasuba dan Bupati saat ini Hasan Ali Bassam Kasuba yang merupakan anak sulung Muhammad Kasuba. Keturunan dari Kasuba ini menguasai Halmahera Selatan 20 tahun dan 10 tahun di Provinsi Maluku Utara.
Kedua klan dinasti politik ini masing-masing mengirimkan calonnya untuk bertarung memperebutkan kursi gubernur Maluku Utara. Mereka adalah Aliong Mus dan Muhammad Kasuba.
Aliong Mus sendiri berpasangan dengan Sahril Tahir yang merupakan politikus Partai Gerindra. Keduanya telah mendaftarkan diri ke KPU sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur diusung oleh Partai Golkar, Gerindra, Perindo, PBB, dan Garuda.
Aliong dan Sahril telah resmi mendaftar ke KPU Provinis Maluku Utara pada Rabu (28/8/2024).
Sementara Muhammad Kasuba yang mendapatkan rekomendasi dari PKS dan Hanura berpasangan dengan Basri Salama. Keduanya juga sudah mendaftarkan diri ke KPU sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Kamis (29/8/2024).
Pertarungan klan Mus dan klan Kasuba tersebut bersama dengan dua pasangan calon gubernur lainnya, mereka akan memperebutkan 953.978 suara pemilih.
Pasangan lainnya adalah Benny Laos-Sarbin Sehe yang diusung Partai Nasdem, PPP, Demokrat, PKB, PAN, Gelora, PSI, serta Partai Buruh dan Pasangan Husain Alting Sjah-Asrul Rasyid Ichsan dari PDIP. (fik)


More Stories
Lebih dari Sekadar Melaut, Nelayan Soligi Perkuat Ekonomi Lewat SUTAN
KONI Malut Terima Aspirasi 5 Daerah, Sarbin Sehe Tegaskan Netralitas Pemilihan Ketua TI
Harita Nickel Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Edukasi dan Aksi Nyata